bersama celoteh seorang kawan di seberang jalan
desiran angin
denting-denting ranting
kilauan embun
membawaku sejenak terbang jauh ke sanasekilas terbang, namun aku tak sanggup
perjalanan itu terlalu berat
biarkan aku pergi
lepas dari segala jeratperkenankan aku berlalu
membawa kenangan manis dan indah bersamamu
jauh menguburnya dalam-dalam
karena aku tak sanggup jika harus membayar semuanya dengan dukabiarkan luka itu ternganga
terbuka, dan mengering seiring waktu
biarkan sakitnya seperti diiris sembilu
karena takkan pernah ada obatnyamembiarkanmu pergi adalah sebuah tanya
tanya besar yang tak pernah terjawab
membiarkanmu berlalu adalah sebuah kebodohan
yang tak pernah terlupakan
pada akhirnya, hidup adalah perjalanan
kita yang menentukan kemana arah dan tujuan
selamat berjuang, kawan
biar aku berdiri di sini saja
di noktah nadir asal aku berdiri